Showing posts with label wisata. Show all posts
Showing posts with label wisata. Show all posts

Friday

Di Tanah Datar, Tersimpan Keindahan Panorama Benteng Tabek Patah


SUTAN MINANG - Tulisan ini dikutip dari blog saya yang satu lagi, yakni dahend.blogsopot.com. Jangan bilang ini saduran tak berijin.

Panorama Benteng Tabek Patah, begitu dia disebut. Berlokasi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, lebih tepatnya di Jalan Lintas Batusangkar-Bukit Tinggi.

Dulunya, panorama ini merupakan benteng pertahanan Belanda di Zaman Penjajahan. Cerita salah seorang masyarakat setempat, Zulni Yelfita, kini benteng tersebut telah menjadi sebuah destinasi yang sangat digandrungi masyarakat.

Panorama Benteng Tabek Patah memiliki spot-spot terbaik. Disana para pelancong bakal menjadi sangat terpukau dikala berkunjung.

Spot dengan gaya-gaya kekinian seolah membuat keberadaan Panorama Benteng Tabek Patah semakin punya daya tarik dan bernilai keindahan yang sangat tinggi.

Seperti yang tampak, rumah-rumah pohon membuatnya bisa menjadi salah satu destinasi digital yang cukup instagrameble.

Apapun yang dikembangkan di lokasi yang satu ini, membuat tempat itu kian layak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Suasana alam dengan pepohonan pinus rindang nan hijau. Panorama Benteng Tabek Patah amat sejuk dan asri.

Berada persis di ketinggian, pandangan mata kita lepas saat melihat bentangan Nagari tetangga seperti Tanjung Alam dan Payakumbuh.

Seperti yang sudah dijelaskan, lokasinya yang begitu instagrameble, menjanjikan kegiatan foto-foto yang menyenangkan. Lensa kamera bakal menangkap moment itu menjadi lebih indah.

Tidak kalah menarik, jajanan atau kuliner yang tersedia di lokasi wisata alam yang satu ini juga dapat menjadi cicipan memanjakan lidah.

Dia adalah minuman sehat tradisional kopi kawa daun. Dihidang menggunakan tempurung kelapa.

Pernah mendengar dan mencoba kopi ini? Kalau belum, mari coba ketika datang ke Panorama Benteng Tabek Patah.

Nikmatilah sensasi minum kopi dengan cara unik dan membudaya, disertai gorengan panas yang menggugah selera.



MENUJU LOKASI

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung dan ingin menikmati wisata alam Panorama Benteng Tabek Patah, jangan khawatir.

Punya kendaraan sendiri atau menggunakan mobil angkutan sewa, menuju ke sini cukuplah mudah.

Dari kota Padang, jarak atau waktu tempuhnya sekitar 150 menit. Terletak di Jalan Lintas Batusangkar-Bukitinggi.

Jika dari bukitinggi, kira-kira berjarak 20 kilometer dan begitupun dari Payakumbuh.

Dari Padang, ongkos menggunakan kendaraan umum Rp 50 ribu/orang (menggunakan angkutan sewa eksekutif (travel)). 


Sedangkan dari Bukittinggi atau Payakumbuh, hanya memakan biaya transportasi sebesar Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu rupiah



Share:
Read More
, ,

Ini Event Wisata Sumbar Mei 2017, Mana Yang Bakalan Kamu Saksikan

SUTAN MINANG -Bagi yang ingin datang ke sumbar atau masyarakat Minangkabau yang belum tahu event wisata bulan Mei 2017, Berikut ada beberapa Event, Sutan Minang ambil dari situs Wonderfulminangkabau.com dengan ulasan dari berbgai sumber.

1. Berkaul di Kabupaten Sijinjung pada 7 Mei
Berkaul bisa dikenal dengan sebutan "'Bakaua". Pada umumnya setiap nagari di Kabupaten Sijunjung hingga saat ini masih tetap melaksanakannya dan biasanya bakaua adat ini dilaksanakan setelah selesai masa panen dan hendak menjelang musim tanam ditahun berikutnya.

Barajamanulih.blogspot.co.id
Biasanya pelaksanaan bakaua adat ini diawali terlebih dahulu dengan musyawarah diting­kat nagari, yang dihadiri seluruh petinggi-petinggi nagari, mulai dari ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai serta walinagari dan lembaga-lembaga yang ada di nagari. Setelah didapat kata sepakat, bulek alah sagolek, picak alah salayang, maka ditentu­kanlah hari pelaksanaan bakaua, termasuk berbagai jenis hiburan yang akan ditampil­kan pada malam bajago-jago guna meny­emarakkan alek anak nagari tersebut. Mis­alnya penampilan kesenian randai, selawat dulang, saluang dendang, rabab maupun yang lainnya. (info dari Barajamanulih.blogspot.co.id) 
  
2. Festival Danau Maninjau di Kabupaten Agam Pada 14 Mei
  
Festival ini digelar oleh masyarakat dan pemerintah Agam sebagai sebuah langkah untuk kembali menggali dan mempromosikan wisata di Kabupaten Agam, dan festival ini digelar setiap tahunnya.
sumbarsatu.com



Dikutip dari sumbarsatu.com Festival Danau Maninjau biasanya menampilkan Lomba Dayuang atau Perahu, Lomba Tambua Tansa dilaksanakan, Lomba Saluang Tradisional, Lomba Talempong Agung, Pameran Usaha Kecil Menengah (UKM) Kreatif. 

3. Pacu Jawi di Kabupaten Tanah Datar pada 13 sampai 27 Mei
Pacu jawi merupakan budaya asli Kabupaten Tanah Datar yang sudah turun temurun. Tak pernah berhenti, event tahunan yang ditaja oleh masyarakat setempat ini menjadi sebuah kebanggan warga Minangkabau yang banyak ditonton oleh turis pada setiap gelarannya, baik itu dari dalam Negeri ataupun Mancanegara.
 
baralekdi.blogspot.co.id
Saat kegiatan betapa penuh perjuangan para Joki yang sedang menunggangi Sapi-sapi (Jawi) mereka. Berjibaku di tengah-tengah lumpur tak membuat sang Joki merasa kewalahan.

Dalam aturan permainan pacu jawi, sang Joki harus siap dengan dua ekor sapi ternak mereka. Sapi-sapi tersebut dipasangi satu bajak sekaligus tempat berdiri atau menjadi posisi kemudi sang Joki.
4. Sahec ‘Semalam di Soedoet Kampoeng di Goedang Ransoem, Sawalunto Minggu ketiga Mei
Event ini ditaja oleh Sawahlunto Heritage Community (SAHEC) di Halaman Museum Goedang Ransoem Kota Sawahlunto . Acara ini bertujuan agar masyarakat Sawahlunto khususnya untuk dapat mengetahui, menjaga, dan melestarikan warisan dan budaya yang pernah ada di Kota Sawahlunto dulu demi terwujudnya tujuan kita bersama yaitu menjadikan Kota Sawahlunto sebagai Kota Tua Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO dan mampu menarik wisatawan berkunjung ke Kota Sawahlunto. 
http://jinderapura.blogspot.co.id
Adapun bentuk kegiatan pada acara ini antara lain, belajar menganyam janur (ketupat, kembang mayang, dll), permainan lomba anak remaja tempo doeloe (congklak, bakiak, dll) dan juga ada penampilan kesenian randai, orkes keroncong serta permainan anak nagari. 
Disini juga dapat kita temukan dan nikmati makanan khas tempo doeloe seperti getuk, tiwul, sawut, kue talam, gembloeng, dan wedang jahe. So...buat yang ingin berkunjung dan bermalam minggu di soedoet kampoeng jangan lupa untuk pakai busana tempoe doeloe. Don'y Miss It... Salam Pesona Indonesia. (sumber sawahluntotourism.com)
5. Festival Gandoriah di Kota pariaman pada 25-28 Mei
Biasanya Sembilan perlombaan dalam event ini. Lomba beruk memetik kelapa, lom­ba layang-layang kreasi, lom­ba memasak bermacam jenis sala piaman, lomba foto objek wisata, lomba kuliner gulai kapalo ikan, lomba surving, lagu minang, lomba video pesona wisata Paria­man dan Gandoriah Music Fiesta. 
https://m.tempo.co
Pemerintah Kota pa­riaman konsisten dengan visi misinya yaitu men­ja­dikan Kota Pariaman dae­rah tujuan wisata pantai dan bahari. Sebagai upaya itu beragam festival menjadi kalender wisata, sejak dari  Festival Pesona Gandoriah, Tabuik, dan Triathlon telah diagendakan sebagai iven nasional oleh Kementerian Pariwisata. (harianhaluan.com)

Share:
Read More

Thursday

, ,

Serunya Menyaksikan Pacu Jawi

SUTAN MINANG - Pacu jawi merupakan budaya asli Kabupaten Tanah Datar yang sudah turun temurun. Tak pernah berhenti, event tahunan yang ditaja oleh masyarakat setempat ini menjadi sebuah kebanggan warga Minangkabau yang banyak ditonton oleh turis pada setiap gelarannya, baik itu dari dalam Negeri ataupun Mancanegara.

Dalam Video yang Sutan Minang tampilkan berikut, sudah dapat menjadi bukti betapa meriah dan serunya kegiatan yang sudah tercantum dalam kelender kegiatan tahunan Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah datar ini.

Dapat kita lihat, betapa penuh perjuangan para Joki yang sedang menunggangi Sapi-sapi (Jawi) mereka. Berjibaku di tengah-tengah lumpur tak membuat sang Joki merasa kewalahan.

Dalam aturan permainan pacu jawi, sang Joki harus siap dengan dua ekor sapi ternak mereka. Sapi-sapi tersebut dipasangi satu bajak sekaligus tempat berdiri atau menjadi posisi kemudi sang Joki.
baralekdi.blogspot.co.id
Mungkin sudah bisa dibayangkan betapa uniknya kegiatan Pacu Jawi ini. Pasti ada sebagian pembaca yang kini sedang mengalami panasaran berat dan ingin meyaksikan secara langsung penyelenggaraan event Budaya yang geliatnya sudah mencapai Dunia Internasional.



Ada empat kecamatan penyelenggara pacu jawi di Tanah Datar, yakni Kecamatan V Kaum, Pariangan, Sungai Tarab,dan Rambatan. Menurut marwan, pacu jawi terbesar dilaksanakan pada 10, 17, 24 dan 31 agustus 2013. Kegiatan ini menjadi ajang bagi pemilik sapi untuk menguji kemampuan berlari hewan peliharaan mereka. Sekitar 800 ekor sapi akan berpacu di sawah dalam acara selama empat hari Sabtu dalam bulan Agustus itu. “kalau sapi bisa berlari lurus, harganya bisa melonjak dua kali lipat atau bahkan lebih dari harga normal”. Pacu jawi digelar turun temurun. Sebelum terangkat menjadi kegiatan wisata, pacu jawi adalah kegiatan lokal masyarakat sebelum musim tanam dilakukan. Di tanah datar, sekitar 75 persen warganya adalah petani. Hari Sabtu lalu, kegiatan pacu jawi untuk bulan Maret-April digelar di Jorong Tigo Batur. Kegiatan diadakan selama lima kali hari Sabtu, pukul 12.00-15.00. lokasi pacu jawi juga dijadikan arena pacu jawi akbar ada Agustus nanti. “Sekitar 400 sapi yang ikut kegiatan kali ini”, ujar Ketua Persatuan Olahraga Pacu jawi (Porwi) Tanah Datar Fahmi. Sapi didatangkan dari sejumlah nagari di Tanah Datar, jumlah sapi semakin bertmbah setelah pacu jawi banyak digelar di Tanah Datar beberapa tahun terakhir. Tiga tahun lalu, ada sekitar 80 sapi ikut serta dalam sekali kegiatan pacu jawi. Selain itu ada sekitar 60 joki yang biasa mengendalikan laju sapi. Tak mudah sebenarnya mengendalikan laju sapi. Joki hanya berdiri di tangkai bajak sambil memegang ekor sapi agar sapi mau berlari. Bertempur dalam area sawah penuh lumpur. Kadang sapi berlari kearah yang tidak seharusnya. Belum lagi yang harus dikendalikan adalah dua ekor sapi. Cipratan lumpur mengenai seluruh tubuh joki bahkan mengenai mata. Dan itu bisa mengganggu penglihatan para joki.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/akbarisation/pacu-jawi-tanah-datar-perayaan-tradisional-atraksi-wisata_552951bd6ea8341a5b8b4575
Dikutip dari Antarasumbar.com, dapat semakin memperjelaskan geliat Pacu Jawi.
Penonton dalam event ini tak memandang usia, mulai dari laki-laki dan wanita. Bahkan, acara ini banyak diminati berbagai kalangan, baik itu Orang tua, dewasa, remaja, anak-anak, balita hingga bayi yang masih dalam gendonga.



Asal penonton pun beragam, ada warga lokal Tanah Datar, Sumatera Barat dan wilayah lainnya di Sumatera, bahkan Indonesia yang jadi wisatawan. Di antara mereka juga nampak orang berkulit putih dan berhidung mancung yang sengaja datang sebagai dari mancanegara.

Para wisatawan dalam dan luar negeri itu berkunjung sebagai bagian trip paket wisata mereka di Ranahminang yang telah disusun pihak tour dan travelnya.
baralekdi.blogspot.co.id

Di tengah gemuruh penonton juga nampak sejumlah fotografer lokal dan mancanegara, juga beberapa kameramen. Lensa-lensa di kamera mereka panjang-panjang dan apa pula pakai tripot. Mereka siap-siap mengabadikan moment pacuan jawi itu untuk berbagai kepentingan.

Suasana di lokasi pacuan seperti pesta malam. Ribuan penonton tumpah ruah, dan para pedagang makanan, minuman, mainan anak-anak dan aksesoris juga berdatangan menjajakan dagangannya.

Payung-payung besarpun terkembang oleh para pedagang untuk peneduh tempatnya berjualan. Ratusan ribu, jutaan hingga puluhan juta rupiah beredar membuat ekonomi berputar.

Acaranya biasanya berlangsung pada sore hari hingga matahari terbenam. Tradisi yang telah turun temurun ini makin hangat dengan alunan musik-musik tradisional Minang yang diputar panitia dengan alat pengeras suara.

Sementara itu dua pasangan "jawi" atau sapi nampak bersiap di garis star. Setelah semua benar-benar siap, baru seorang panitia mengibarkan bendera star, bertanda pacuan dimulai.

Dua pasang jawi lalu berpacu untuk menjadi yang tercepat dan terkuat. Dipandu para joki yang memegang tali dan ekor ternak tersebut. Jawi-jawi itu menghentakan kaki-kakinya di lintasan yang basah dan berlumpur.

Nampak sekali-kali air dan lumpur terciprat ke udara diterjang kaki-kaki sapi. Sang joki kadang sampai mengigit ekor jawi dan melecutinya untuk memberi semangat agar makin cepat berlari.
baralekdi.blogspot.co.id
Sorak-sorai penonton bergema ditengah alunan musik talempong, puput dan gendang hingga acara pun makin meriah.

Lama pacuan tidak lebih dari satu menit dan beberapa kali dilaksanakan menampilkan puluhan pasangan jawi nan jokinya. Hingga akhirnya terpilih yang tercepat dan terkuat serta terbaik. 
Yang tercepat, terkuat dan terbaik dianugerahi hadiah oleh panitia. Nilai jual sapi-sapi pemenang pun menjadi tinggi dan jauh lebih mahal dibanding sapi biasa.

Pacu jawi ini telah berlangsung sejak dulu di Tanah Datar, yang awalnya sebagai ungkapan rasa syukur setelah habis panen.

Kini tradisi itu telah menasional bahkan mendunia, masuk kalender tetap pariwisata daerah itu dan sangat diminati wisatawan.
covesia.com
Perlu dilestarikan, Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi meminta agar keunikan pacu jawi tetap dilestarikan.

"Kegiatan ini sangat unik dan berbeda dengan yang lain, sehingga perlu dilestarikan sebagai budaya dan tradisi masyarakat Kabupaten Tanah Datar," ujarnya.

Menurutnya, pacuan ini sangat unik dan menarik hingga menjadi salah satu agenda pariwisata yang diminati para fotografer dan wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

Selain itu pacu jawi juga berdampak positif bagi perekonomian dan sosial budaya masyarakat setempat, bisa pula meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dan daerah Tanah Datar umumnya.

Ketika acara pacu jawi ini diadakan masyarakat bisa menggelar aneka jenis makanan, minuman, dan cendara mata. Selain itu, bagi para peternak jawi atau sapi juga bisa pula meningkatkan kesejahteraannya. Ini karena setiap sapi pacuan akan punya nilai jual berbeda. Sapi yang berlomba akan lebih tinggi dibanding sapi biasa.

Tradisi pacu jawi kini bukan hanya milik masyarakat Kabupaten Tanah Datar saja, tapi sudah mendunia sehingga diharapkan masyarakat bisa mempertahankan tradisi ini dan dijaga agar jangan terpengaruh oleh kebudayaan asing.

Para pengurus Persatuan Olahraga Pacu Jawi (Porwi) setempat bersama Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga bisa membuat kalender wisata kegiatan pacu jawi, sehingga para wisatawan dalam dan luar negeri dapat menentukan waktu kapan mereka bisa menyaksikan olahraga tradional yang unik dan menarik tersebut.

Bupati juga mengapresiasi masyarakat yang sudah melaksanakan lomba pacuan jawi di lokasi persawahan yang sudah seringkali dilaksanakan.
Ini Videonya dari aduhmalu
 



Dikutip dari Kompas, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Tanah Datar Margawan, mengatakan, pihaknya merencanakan peningkatan kunjungan wisata ke kabupaten ini tahun 2014 dengan menggelar Visit Tanah Datar 2014. Saat ini kunjungan wisatawan di Kabupaten Tanah Datar baru berkisar 150.000 orang per tahun. Tahun depan diharapkan sekitar 500.000 orang berkunjungan. Ada empat kecamatan penyelenggara pacu jawi di Tanah Datar, yakni Kecamatan V Kaum, Pariangan, Sungai Tarab,dan Rambatan. Menurut marwan, pacu jawi terbesar dilaksanakan pada 10, 17, 24 dan 31 agustus 2013. Kegiatan ini menjadi ajang bagi pemilik sapi untuk menguji kemampuan berlari hewan peliharaan mereka. Sekitar 800 ekor sapi akan berpacu di sawah dalam acara selama empat hari Sabtu dalam bulan Agustus itu. “kalau sapi bisa berlari lurus, harganya bisa melonjak dua kali lipat atau bahkan lebih dari harga normal”. Pacu jawi digelar turun temurun. Sebelum terangkat menjadi kegiatan wisata, pacu jawi adalah kegiatan lokal masyarakat sebelum musim tanam dilakukan. Di tanah datar, sekitar 75 persen warganya adalah petani. Hari Sabtu lalu, kegiatan pacu jawi untuk bulan Maret-April digelar di Jorong Tigo Batur. Kegiatan diadakan selama lima kali hari Sabtu, pukul 12.00-15.00. lokasi pacu jawi juga dijadikan arena pacu jawi akbar ada Agustus nanti. “Sekitar 400 sapi yang ikut kegiatan kali ini”, ujar Ketua Persatuan Olahraga Pacu jawi (Porwi) Tanah Datar Fahmi. Sapi didatangkan dari sejumlah nagari di Tanah Datar, jumlah sapi semakin bertmbah setelah pacu jawi banyak digelar di Tanah Datar beberapa tahun terakhir. Tiga tahun lalu, ada sekitar 80 sapi ikut serta dalam sekali kegiatan pacu jawi. Selain itu ada sekitar 60 joki yang biasa mengendalikan laju sapi. Tak mudah sebenarnya mengendalikan laju sapi. Joki hanya berdiri di tangkai bajak sambil memegang ekor sapi agar sapi mau berlari. Bertempur dalam area sawah penuh lumpur. Kadang sapi berlari kearah yang tidak seharusnya. Belum lagi yang harus dikendalikan adalah dua ekor sapi. Cipratan lumpur mengenai seluruh tubuh joki bahkan mengenai mata. Dan itu bisa mengganggu penglihatan para joki.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/akbarisation/pacu-jawi-tanah-datar-perayaan-tradisional-atraksi-wisata_552951bd6ea8341a5b8b4575


Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/akbarisation/pacu-jawi-tanah-datar-perayaan-tradisional-atraksi-wisata_552951bd6ea8341a5b8b4575


Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/akbarisation/pacu-jawi-tanah-datar-perayaan-tradisional-atraksi-wisata_552951bd6ea8341a5b8b4575


Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/akbarisation/pacu-jawi-tanah-datar-perayaan-tradisional-atraksi-wisata_552951bd6ea8341a5b8b4575
Ada empat kecamatan penyelenggara pacu jawi di Tanah Datar, yakni Kecamatan V Kaum, Pariangan, Sungai Tarab,dan Rambatan. Menurut marwan, pacu jawi terbesar dilaksanakan pada 10, 17, 24 dan 31 agustus 2013. Kegiatan ini menjadi ajang bagi pemilik sapi untuk menguji kemampuan berlari hewan peliharaan mereka. Sekitar 800 ekor sapi akan berpacu di sawah dalam acara selama empat hari Sabtu dalam bulan Agustus itu. “kalau sapi bisa berlari lurus, harganya bisa melonjak dua kali lipat atau bahkan lebih dari harga normal”. Pacu jawi digelar turun temurun. Sebelum terangkat menjadi kegiatan wisata, pacu jawi adalah kegiatan lokal masyarakat sebelum musim tanam dilakukan. Di tanah datar, sekitar 75 persen warganya adalah petani. Hari Sabtu lalu, kegiatan pacu jawi untuk bulan Maret-April digelar di Jorong Tigo Batur. Kegiatan diadakan selama lima kali hari Sabtu, pukul 12.00-15.00. lokasi pacu jawi juga dijadikan arena pacu jawi akbar ada Agustus nanti. “Sekitar 400 sapi yang ikut kegiatan kali ini”, ujar Ketua Persatuan Olahraga Pacu jawi (Porwi) Tanah Datar Fahmi. Sapi didatangkan dari sejumlah nagari di Tanah Datar, jumlah sapi semakin bertmbah setelah pacu jawi banyak digelar di Tanah Datar beberapa tahun terakhir. Tiga tahun lalu, ada sekitar 80 sapi ikut serta dalam sekali kegiatan pacu jawi. Selain itu ada sekitar 60 joki yang biasa mengendalikan laju sapi. Tak mudah sebenarnya mengendalikan laju sapi. Joki hanya berdiri di tangkai bajak sambil memegang ekor sapi agar sapi mau berlari. Bertempur dalam area sawah penuh lumpur. Kadang sapi berlari kearah yang tidak seharusnya. Belum lagi yang harus dikendalikan adalah dua ekor sapi. Cipratan lumpur mengenai seluruh tubuh joki bahkan mengenai mata. Dan itu bisa mengganggu penglihatan para joki.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/akbarisation/pacu-jawi-tanah-datar-perayaan-tradisional-atraksi-wisata_552951bd6ea8341a5b8b4575
Share:
Read More

Monday

Wisata Alam Silokek Yang Indah Di Kabupaten Sijunjung

SUTAN MINANG - Keindahan Silokek. Postingan kali ini Sutan Minang ambil dari beberapa sumber. tanpa ada pengeditan sama sekali, terkecuali judul. Silahkan dibaca ya Guys.


Ngalau atau Goa Talago terletak di kenagarian Silokek, Kabupaten Sijunjung, dari pusat kota menuju ke Silokek menempuh perjalanan 45 menit dari pusat Kota Muaro dengan mengendarai sepeda motor maupun mobil.

Di Silokek ini kita bisa menikmati panorama alamnya yang begitu indah serasa di luar negeri. Udaranya yang sejuk di kelilingi tebing-tebing tinggi yang menjulang dan di aliri Sungai Batang Kuantan. 

Sampai di Silokek ini kita menempuh perjalanan ke Ngalau atau Goa Talago dengan tracking sekitar 1 jam jalan santai, sambil melewati perkebunan karet warga dan panorama alam sekitarnya. 

Tanjakan yang begitu lumayan bikin dengkul dan nafas ngos-ngosan untuk menuju ke Ngalau atau Goa Talago ini.




Di sepanjang kawasan ini wisatawan dapat menikmati keindahan alam seperti; suasana pantai pasir putih yang memukau, keindahan panorama ngarai batu berjajar yang menawan, wisata gua (ngalau), taman anggrek yang mempesona, panjat tebing, arung jeram, air terjun pelukahan, pemandian air panas dan wisata budaya lokomotif uap peninggalan Jepang. Silokek mempunyai keindahan alam yang sangat eksotis dan mampu menarik perhatian para wisatawan lokal maupun mancanegara. 1.Wisata Alam ·Ngalau Cigak Disini pengunjung dapat menikmati aliran sungai bawah tanah dan keindahan stalaktit. disekitar ngalau anda akan disambut oleh cigak-cigak jinak(kera – kera yang jinak)yang siap bercenda gurau dengan pengunjung. ·Ngalau Talago

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/harbi.burdha/wisata-terkomplek-silokek-nan-eksotis_5519c772a33311a41bb65978
Silokek merupakan salah satu daerah wisata alam potensial yang berada di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. 

Kawasan wisata alam ini terdapat di sepanjang kenagarian Silokek dan Durian Gadang, hanya bersebelahan dengan pusat pemerintahan Kabupaten yang terletak di Muaro Sijunjung Sijunjung, hanya berjarak sekitar 20 menit perjalanan dari Muaro, melewati perkebunan karet warga dan perumahan masyarakat, kita sudah disajikan dengan keindahan alam.

Keindahan alam disilokek masih natural, di tempat ini kita dapat menikmati keindahan beberapa objek yang ada secara berdekatan yang terletak di Nagari Silokek seperti, suasana pantai pasir putih yang memukau, keindahan panorama ngarai batu berjajar yang menawan, wisata gua (ngalau),  air terjun pelukahan, pemandian air panas dan wisata budaya lokomotif uap peninggalan penjajah. 

Selain itu, bagi di wisatawan yang memiliki hobi yang sedikit ekstrim seperti arum jeram dan panjat tebing juga bisa menikmatinya disini, karena Silokek memiliki bukit-bukit batu yang tinggi dan indah, disepanjang tepian bukit tersebut dialiri sungai yang besar dan deras.

Silokek mempunyai keindahan alam yang sangat eksotis dan mampu menarik perhatian para wisatawan lokal maupun mancanegara, seperti Wisata alam Ngalau Cigak, Disini pengunjung dapat menikmati aliran sungai bawah tanah dan keindahan stalaktit, disekitar ngalau akan disambut oleh kawanan kera yang sudah jinak, biasanya kawanan kera ini akan duduk bersusun untuk menunggu makanan yang di berikan oleh para pengunjung.
Di kawasan ini terdapat tiga buah lokasi air terjun yaitu, air terjun Palukahan, air terjun Palange, dan air terjun Taye, yang juga dapat dijadikan tempat pemandian, biasanya menjelang memasuki bulan puasa, lokasi air terjun ini banyak dikunjungi.


Objek wisata Pasir Putih, ditepian sungai akan nampak terlihat pantai yang memiliki pasir yang biasanya kita temukan di tepi pantai yang ada di laut ataupun pulau, namun di Silokek ternyata juga kita temukan pasir putih di tepi Batang Kuantan nan elok dan indah, seperti pantai yang ada di pulau.
Bagi pengunjung yang hobby arung jeram dan panjat tebing, derasnya aliran Batang Kuantan yang mengalir sepanjang kenagarian Silokek dan terjalnya bebatuan bukitnya, para pengunjung bisa menguji adrenalin disini, karna sungai yang mengalir sepanjang 38 Km ini termasuk kedalam kategori kesulitan tingkat III. 
Serta, disini juga sering di adakan event-event arung jeram yang sekaligus kita bias menyaksikan pemandangan  di sepanjang aliran sungai dan tebing-tebing terjal dan goa-goa kecil yang ada disini.
Tak hanya sekedar tempat wisata, disini kita juga dapat membayangkan bagaimana kehidupan dimasa lampau, terdapat sebuah lokomotif tua yang merupakan bukti sejarah peninggalan zaman penjajahan jepang yang terkenal juga dengan peristiwa logas, Silokek juga merupakan tempat bersejarah dan desa tua di yang ada di Kabupaten Sijunjung.

Baca juga Inilah Pemuda Kreatif Minang Kabau
Tak bisa disangkal jika Sijunjung terkenal dengan alamnya yang memukau dan mempesona, begitu banyak pesona wisata yang bisa dijual menjadi komoditi wisatawan domestik dan luar negeri. Keunggulan komperatif alam Sijunjung menjadikan daerah ini tujuan wisata alam alternatif di Sumatera Barat.
Jika hendak ke Silokek, ada tiga pintu masuk yang bias kita pilih nantinya, pertama dari selatan (Jambi, Teluk Kuantan, Dharmasraya) masuk dari Simpang Tanah Badantung menempuh + 10 KM untuk sampai ke Muaro Sijunjung, kedua dari arah Barat (Padang, Solok, Sawahlunto), masuk dari Simpang Muaro Bodi menempuh jarak + 8 KM menuju kota Muaro Sijunjung, dan dari arah utara (Batusangkar, Bukittinggi, Payakumbuh, Pekanbaru) anda harus menempuh jalur Jalan Negara Lintau Setangkai menuju Tanjung Ampalu dan + 7 KM akan sampai di Muaro Sijunjung. 
Perjalanan menuju kawasan wisata Alam Silokek dimulai dengan melewati jembatan Ombilin dengan sepanjang +100 m, melewati jalanan kecil yang menurun mendaki dan berliku dibalut oleh hutan dan perbukitan batu terjal menelusuri ke hilir Daerah Aliran Sungai Batang Kuantan nan indah, jalur ini merupakan bekas jalan kereta api yang dibuat semasa penjajahan jepang dengan sistem kerja paksa atau lebih dikenal dengan romusha. (Ras/Ari Ayek)
3. Pendapat Masyarakat dan lainnya
"Sejak awal 2008 pengunjung datang ke obyek wisata itu, menunjukan peningkatan dalam jumlah besar para remaja dan juga ada yang membawa anggota keluarganya pada masa libur dan akhir pekan," kata masyarakat Nagari Silokek, Kab. Sijunjung, Jasri (sumbar.antaranews.com
"Kawasan obyek wisata itu, merupakan jalur pembuatan rel kereta api semasa penjajahan Jepang, yang dikenal dengan Romusha," kata
Pemerhati Pariwisata dan Lingkungan di Kabupaten Sijunjung, Zulkarnaen.(sumbar.antaranews.com)
"Kini yang dibutuhkan keseriusan bidang pariwisata untuk mengembangkan potensi wisata alam itu, karena akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan menambah pendapatan asli daerah (PAD)," kata Zulkarnaen. (sumbar.antaranews.com)

"Syukuri dan jaga ciptaanya," (instgram @sijunjung_rancak)

"Dimana setiap tahunnya  objek wisata pasir putih dikunjungi oleh ribuan pengunjung, karena setahun sekali kita menghadirkan penyanyi minang, tahun lalu kita menghadirkan Elsa Pitaloka. Untuk tahun ini kita merencanakan akan mengundang Ipang dan Rayola," (Instgram @rubis_arlando)

Baca juga 
1000 Guru Di Sumbar Keren Guys 
Fauziah Khalida Perempuan Payakumbuh Runnerup Rising Star Indonesia 2

 

 
Di sepanjang kawasan ini wisatawan dapat menikmati keindahan alam seperti; suasana pantai pasir putih yang memukau, keindahan panorama ngarai batu berjajar yang menawan, wisata gua (ngalau), taman anggrek yang mempesona, panjat tebing, arung jeram, air terjun pelukahan, pemandian air panas dan wisata budaya lokomotif uap peninggalan Jepang. Silokek mempunyai keindahan alam yang sangat eksotis dan mampu menarik perhatian para wisatawan lokal maupun mancanegara. 1.Wisata Alam ·Ngalau Cigak Disini pengunjung dapat menikmati aliran sungai bawah tanah dan keindahan stalaktit. disekitar ngalau anda akan disambut oleh cigak-cigak jinak(kera – kera yang jinak)yang siap bercenda gurau dengan pengunjung. ·Ngalau Talago

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/harbi.burdha/wisata-terkomplek-silokek-nan-eksotis_5519c772a33311a41bb65978

Di sepanjang kawasan ini wisatawan dapat menikmati keindahan alam seperti; suasana pantai pasir putih yang memukau, keindahan panorama ngarai batu berjajar yang menawan, wisata gua (ngalau), taman anggrek yang mempesona, panjat tebing, arung jeram, air terjun pelukahan, pemandian air panas dan wisata budaya lokomotif uap peninggalan Jepang. Silokek mempunyai keindahan alam yang sangat eksotis dan mampu menarik perhatian para wisatawan lokal maupun mancanegara. 1.Wisata Alam ·Ngalau Cigak Disini pengunjung dapat menikmati aliran sungai bawah tanah dan keindahan stalaktit. disekitar ngalau anda akan disambut oleh cigak-cigak jinak(kera – kera yang jinak)yang siap bercenda gurau dengan pengunjung. ·Ngalau Talago

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/harbi.burdha/wisata-terkomplek-silokek-nan-eksotis_5519c772a33311a41bb6
Share:
Read More

Thursday

, , , , ,

Foto : Mau Keliling Sumbar? Kamu Harus Liat Foto Foto Ini Dulu

SUTANMINANG - Bagi kamu yang niat mengelilingi Sumatera Barat (Sumbar), tak ada salahnya lihat koleksi foto tempat menarik di bawah ini.

Sumbar memang salah satu daerah di Indonesia yang punya tempat wisata yang manarik, alamnya yang indah, lingkungannya yang manarik membuat kita tentu tergiur untuk menelusuri satu-persatu.

Jangan lupa bawa keluarga dan orang-orang tersayang jika hendak ke Bumi Minang. 

Yuk plototin satu persatu

Jangan lupa baca juga  

1. Jembatann Siti Nurbaya Padang (foto tempat wisata id)

2. Lembah Anai Kayu Tanam, Padang Pariaman (foto www.tempatwisataid.com)

3. Kelok Sambilan (foto lihat.co.id)


 4. Janjang 1000 Bukitinggi (foto lihat.co.id)

 5. Pantai Padang (foto travel.directory.co.id)

 6. Alahan Panjang, Kabupaten Solok (foto alahanpanjang.blogspot.co.id)


 7. Lubang Japang Bukitinggi (foto h4nk.blogspot.co.id)


 8. Mesjid Raya Sumbar (foto mysharing)

9 . Rumah Gadang Pagaruyuang, Kab Tanah Datar (foto duakotapas)

10. Peternakan Sapi Padangmangateh Lima Puluh Kota (foto wp.nyu.edu)

11. Danau Singkarak, Kab Solok (foto kopasiana)

Itu dulu ya. nanti Sutan Minang Tambah Lagi.
banyak banget soalnya, jadi sedikit-sedikit aja dulu

Share:
Read More

Tuesday

, , , ,

Mau Ke Mandeh, Kamu Wajib Baca Ini Dulu

SUTAN MINANG -  Sudah tidak diragukan lagi, pesona dan keindahan Wisata Mandeh yang terdapat di Daerah Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, kini telah menjadi perhatian berbagai pihak.
Banyak kalangan wisatawan baik itu domestik dan mancanegara, pernah menjelajahi kawasan yang memiliki banyak hamparan pulau ini.

Tiap Pekan, bahkan hampir tiap hari, para pelancong yang menyukai keindahan alam, saling bergantian menelusuri setiap sudut daerah yang terkenal dengan pantai dan pasirnya yang putih.

Alam yang ramah di kawasan mendeh, seperti memberikan kesegaran yang luar biasa saat sepasang mata memandang. Membuat kita juga akan berpikir begitu sempurna alam cipta tuhan.

Saat seseorang mulai melangkahkan kaki di kawasan Mandeh, hingga kembali ke tempat asal, pasti akan sangat rindu untuk kembali menikmati aroma keindahan yang ada di dalamnya.

Bahkan, pengalaman berkunjung ke pulau-pulau yang terdapat disana, tidak akan sempurna bila tidak diceritakan kepada orang terdekat. Baik itu teman, kerabat, keluarga, orang terdekat ataupun orang-orang yang berada di sekitar kita.

Tentu masih ada dari sebagian kalangan yang bertanya tentang destinasi wisata apa saja yang dapat dieksplore di Kawasan Mandeh.

Bagi kamu yang memiliki rencana berkunjung ke kawasan luas yang indah ini, bisa dilihat pada paparan berikut yang kami kutip dari https://infotempatpariwisata.blogspot.com.

baca juga :.....
Kawasan Mandeh dengan luas sekitar 8000 hektare ini, meliputi 7 perkampungan yang terdapat di 3 gugusan pulau-pulau kecil nan indah seperti Pulau Traju, Pulau Setan Besar dan Pulau Setan Kecil.

Sedikit sejarah, nama Pulau Mandeh pada mulanya diambil dari nama perkampungan yang berada dikawasan ini. Kampung Mandeh terletak di tengah Teluk Carocok Tarusan, secara otomatis membuatnya terlindung dari arus gelembang dan kencangnya angin dari Samudera Hindia.

Pada Teluk Carocok terdapat juga beberapa gugusan pulau lainnya seperti Pulau Sinjorong Besar dan Kecil, Pulau Sirandah, Pulau Cingkuak dan masih banyak lagi.

Di bagian utara, terdapat pula beberapa nama pulau yang cukup populer seperti Pulau Bintangor, Pulau Marak, Pulau Ular, Pulau Pagang, Pulau Pamutusan, Pulau Pasumpahan, Pulau Sikuai yang didampingi pulau-pulau kecil lainnya.

Hamparan gugusan pulau yang berada di kawasan Pulau Mandeh, membuat kawasan ini disebut "Raja Ampat Sumatera Barat", yang bisa diexplore lebih kurang 7 hari.

Bagi kamu yang tidak punya waktu libur panjang, namun tetap ingin melihat hamparan pulau, bisa dengan cara mendaki ke bukit Pulau Mandeh (Puncak Mandeh Tarusan). Kamu dapat merasakan suasana indah kala berada disana.

Seperti dituliskan infotempatpariwisata.blogspot.com, birunya laut dan hijaunya pulau akan memberikan kesejukan dalam hati, ditambah semilir angin laut yang membuat kita akan terbius oleh suasana syahdu kala berada di Puncak Mandeh.

Terlebih lagi, saat moment sunset datang membuatnya semakin indah dan patut diabadikan dalam bentuk foto.

Lebih jauh lagi, bagi pelancong yang hobi dengan snorkeling ataupun diving, mengunjungi Pulau Mandeh merupakan keputusan yang tepat. Pasalnya, keadaan ekosistem bawah lautnya yang berkisar 70,32 Hektare itu, menyimpan beragam terumbu karang dan biota laut yang melimpah.

Selain itu, bagi kamu yang gemar akan diving, tak perlu ragu, dimana terdapat beberapa spot diving terbaik tersebar dalam perairan mandeh, seperti Spot Diving Kapal Karam atau Shipwreck yang merupakan spot terbaik di Indonesia dengan kedalaman 20-25 meter di bawah permukaan laut.

Perihal jarak kawasan wisata Pulau Mandeh dengan pusat kota Padang, berkisar lebih kurang 56 Km dengan lama perjalanan 2-3 jam.

Jika kamu ingin bermalam di kawasan mandeh, tak perlu khawatir. Disana sudah tersedia berbagai type kamar hotel hingga homestay yang dapat kamu gunakan untuk menginap.

Jika ingin mencoba sensaai yang berbeda, kamu bisa berkemah di Pulau Setan, yang pastinya akan memberi pengalaman baru selama waktu libur.

Untuk informasi lengkap tentang bagaimana cara menuju kawasan mandeh dari kamu, bisa dilihat melalui berbagai sumber yang ada di Internet.

Suber : Bagaimanasumbar dan infotempatpariwisata.blogspot.com

inilah foto-foto kawasan mandeh jika kamu sangat penasaran !!
 Foto Istimewa www.antarasumbar.com
 Foto Istimewa www.antarasumbar.com
Foto Istimewa : www.liputan6.com

Foto Istimewa : www.travel.kompas.com
foto istimewa www.ragamtempatwisata.com

untuk foto lainnya kamu bisa searching di google ya..!!
 
Share:
Read More